Bagaimana rasanya jika klaim asurasni mobil anda ditolak? tentu saja tidak mengenakkan. Dibawah ini adalah 5 hal penyebab klaim mobil anda akan tertolak.
1. Mobil hilang karena hipnotis atau disewakan
Perusahaan asuransi akan menolak klaim jika kehilangan mobil karena
hipnotis. Hal ini untuk menghindari jika saja pemegang polis tersebut
berbohong kalau sudah dihipnotis karena tidak ada bukti yang menguatkan.
Ada perusahaan asuransi mobil yang hanya memberikan perlindungan
terhadap mobil pribadi saja tidak untuk kepentingan umum (disewakan).
Jadi, jika suatu saat pemegang polis mengajukan klaim dengan alasan
kehilangan tetapi setelah diselidiki mobil tersebut disewakan. Maka
perusahaan asuransi berhak untuk menolak klaim tersebut.
2. Kecelakaan akibat melanggar lalu lintas
Klaim juga akan ditolak perusahaan asuransi jika pemegang polis
terbukti melanggar aturan lalu lintas. Misalnya pemegang polis
mengendarai mobil dalam keadaan mabuk dan mengalami tabrakan karena
menerobos rambu lalu lintas.
3. Kerusakan karena unsur kesengajaan
Pemegang polis biasanya tergoda dengan besarnya ganti rugi yang
ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Hal ini memicu untuk berbuat curang
untuk mendapatkan ganti rugi tersebut. Misalnya dengan sengaja merusak
mobilnya atau dengan sengaja menerobos banjir.
4. Kerugian baru diklaim setelah lewat waktu yang ditentukan perusahaan
Perusahaan asuransi biasanya memberikan jangka waktu untuk mengurus
klaimnya misalnya dalam 3 x 24 jam dari kejadian. Jika lewat dari waktu
tersebut, perusahaan asuransi berhak untuk menolak klaim tersebut.
5. Kelengkapan dokumen yang ditawarkan tidak dipenuhi
Perusahaan asuransi juga akan memberikan syarat-syarat dokumen yang
harus dipenuhi oleh pemegang polis. Seperti foto copy KTP, STNK, SIM,
surat keterangan kepolisian setempat, atau lainnya. Jika satu saja tidak
dipenuhi maka perusahaan asuransi akan menolak klaim tersebut.

merupakan blog yang berisi informasi seputar produk Asuransi. Tips dan aneka ragam artikel yang akan menambah wawasan anda dalam memilih asuransi yang tepat
0 comments:
Post a Comment